Hidup itu tidak selalu tentang menang atau kalah, tapi tentang apa yang kita pelajari di setiap prosesnya. Begitu pula dengan takdir. Takdir bukanlah garis finis yang tinggal kita tunggu, melainkan rangkaian perjalanan yang harus kita jalani dengan kesungguhan. Dalam mengusahakan takdir, ada hal yang menguatkan, ada juga yang menguji, dan keduanya sama-sama membentuk cara kita melihat dunia. Saat usaha membuahkan hasil, kita belajar bersyukur. Saat usaha menemui kegagalan, kita belajar sabar dan tidak mudah menyerah. Keduanya adalah bagian utuh dari takdir itu sendiri. Takdir tidak akan pernah terwujud hanya dengan pasrah tanpa gerak. Ia hadir karena doa yang dipanjatkan, karena langkah kaki yang tak lelah melangkah, dan karena hati yang terus belajar dari setiap jatuh bangun. Pada akhirnya, yang paling berharga bukan hasilnya, melainkan pemahaman yang membuat kita jadi lebih bijak dalam melangkah. Memahami bahwa takdir adalah proses yang diusahakan mengajarkan kita untuk tidak terburu-buru menghakimi hidup. Karena sejatinya, takdir yang paling indah bukanlah yang mudah sejak awal, melainkan yang lahir dari proses panjang yang kita jalani dengan penuh kesadaran dan ketekunan.
"Pada akhirnya kita harus sepakat di koridor kekuasaan: prestasi hanyalah tumpukan debu yang gampang diterbitkan oleh waktu." KK Ibrah Kita sepakat tentang itu. Bahwa di lorong kekuasaan, prestasi adalah barang mudah usang. Tapi bagi kami yang menyaksikan langsung hidup Kiyai Prof. Hannani, mantan Rektor IAIN Parepare yang baru saja diganti, ada debu yang tak pernah mati. Ada prestasi yang tak bisa diterbitkan oleh waktu maupun kursi. Beliau adalah sosok yang tidak pernah mengenal lelah mengurus umat. Ketika di IAIN Parepare, pulangnya kebanyakan larut malam. Di hari libur pun, beliau sering ke kantor. Semua dilakukan demi satu hal: kemajuan IAIN Parepare. Bukan untuk pujian. Bukan untuk laporan. Tapi karena baginya, mengurus kampus adalah mengurus umat, dan mengurus umat adalah ibadah yang tak mengenal waktu. Di ruang kerjanya, beliau dikenal sangat mendorong karir para dosen. Tak jarang dosen datang berkonsultasi soal kenaikan pangkat hingga guru besar. Dengan santai dan l...
Comments
Post a Comment