Posts

Showing posts from March, 2025

Jalan Tunjungan: Jejak Sejarah yang Hidup di Tengah Modernitas Surabaya

Surabaya, kota pahlawan yang penuh semangat, selalu punya cerita menarik di setiap sudutnya. Salah satu tempat yang tak pernah lepas dari perhatian adalah Jalan Tunjungan. Bukan sekadar ruas jalan biasa, Tunjungan adalah saksi bisu perjalanan panjang kota ini—tempat di mana sejarah, budaya, dan modernitas bertemu dalam harmoni yang unik. Di sinilah kamu bisa merasakan aura tempo dulu yang berpadu dengan semangat zaman sekarang, menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi oleh siapa saja, terutama generasi muda yang haus akan pengalaman baru.Jalan Tunjungan sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Pada masa itu, jalan ini adalah pusat kehidupan masyarakat elite. Bangunan-bangunan megah bergaya kolonial berjajar di sepanjang jalan, menjadi tempat berkumpulnya para saudagar dan pejabat Eropa. Nama "Tunjungan" sendiri konon berasal dari kata "tunjung," yang berarti bunga teratai dalam bahasa Jawa, simbol keindahan dan ketenangan. Namun, di balik keindahannya, jalan ini...

Quarter-life Crisis: Keniscayaan Menjadi Dewasa

“Takut Tambah Dewasa, Takut Aku Kecewa,  Takut tak seindah yang kukira”  karya adalah kutipan lirik lagu yang dinyanyikan oleh Brigita Meliala atau lebih populer dengan nama Idgitaf.      Belakangan ini  menjadi  lagu yang sangat populer dikalangan remaja. Hal ini selaras dengan isu quarter-life crisis sering menjadi pembicaraan khalayak terutama di media sosial. Krisis ini dipicu oleh ketimpangan antara tuntutan perkembangan masa dewasa untuk menjadi mandiri baik secara mental, finansial, maupun karier dengan kemampuan yang dimiliki individu untuk mengatasinya. Bagi sebagian orang, quarter-life crisis menjadi peristiwa yang nyata dan penuh tantangan. Mereka yang mengalami ini mungkin merasa kehilangan sesuatu. Mereka juga akan bertanya-tanya apa tujuan hidupnya dan apakah mereka berada di jalan yang benar.    Sebuah penelitian yang dilakukan oleh LinkedIn (2017) terkait  quarter   life   crisis  menunjukkan sebanyak 75% d...

Pemilihan Umum dan Serangan Fajar: Peran Anak Muda dalam Menjaga Integritas Demokrasi

  Pemilihan umum (Pemilu) merupakan tonggak penting dalam demokrasi yang memberikan masyarakat hak untuk memilih pemimpin dan perwakilan yang akan mengatur kehidupan bernegara. Namun, momen yang seharusnya menjadi pesta demokrasi ini kerap tercoreng oleh praktik-praktik curang, salah satunya adalah serangan fajar. Istilah ini merujuk pada kegiatan pemberian uang atau barang kepada pemilih dengan tujuan memengaruhi pilihan mereka, biasanya dilakukan menjelang hari pemungutan suara. Praktik ini bukan hanya merusak integritas demokrasi, tetapi juga melemahkan nilai-nilai keadilan, transparansi, dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem politik. Dampak Serangan Fajar pada Demokrasi Serangan fajar menciptakan ketidakadilan dalam proses demokrasi. Alih-alih memilih berdasarkan visi, misi, dan kemampuan kandidat, pemilih diarahkan untuk memilih berdasarkan keuntungan material sesaat. Hal ini mengakibatkan terpilihnya pemimpin yang tidak kompeten dan merusak kredibilitas pemerintahan. Nel...